7 hari menjadi sekarakter Yesus
Menjadi sekarakter dengan Yesus
HARI 1 — Rendah Hati Seperti Yesus
Ayat: “Hendaklah kamu menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus.” — Filipi 2:5
Renungan:
Yesus, Sang Raja segala raja, rela merendahkan diri-Nya dan mengambil rupa seorang hamba. Ia tidak menuntut dihargai, dihormati, atau dianggap penting. Perubahan karakter dimulai ketika hati kita mau menanggalkan keakuan dan mengadopsi kerendahan hati Kristus. Kita berubah, bukan demi dipuji, tetapi supaya Kristus makin terlihat dalam hidup kita.
Doa:
Tuhan, lembutkan hatiku agar aku belajar rendah hati seperti Engkau. Amin.
---
HARI 2 — Mengampuni Tanpa Batas
Ayat: “Ampunilah… sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu.” — Kolose 3:13
Renungan:
Mengampuni adalah ciri paling nyata dari karakter Yesus. Ia mengampuni bahkan ketika disalibkan. Kita tidak bisa berubah menjadi seperti Kristus jika hati masih dipenuhi luka, dendam, atau kepahitan. Pengampunan membebaskan kita dan membuat ruang bagi kasih Tuhan untuk bekerja dalam hidup kita.
Doa:
Yesus, ajari aku memberi pengampunan seperti Engkau telah mengampuniku. Amin.
---
HARI 3 — Mengasihi Tanpa Pilih Kasih
Ayat: “Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.” — Yohanes 15:12
Renungan:
Kasih Yesus tidak bersyarat, tidak berubah karena perlakuan orang lain. Kasih-Nya mendorong kita menemui orang-orang yang sulit, berbeda, atau pernah melukai kita. Ketika kita belajar mengasihi seperti Yesus, dunia akan melihat terang-Nya bersinar melalui kita.
Doa:
Tuhan, bentuk aku menjadi pribadi yang mengasihi seperti Engkau mengasihi. Amin.
---
HARI 4 — Taat Sampai Akhir
Ayat: “Ia telah menjadi taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.” — Filipi 2:8
Renungan:
Perubahan sejati tidak hanya terlihat dari kata-kata, tetapi dari ketaatan. Yesus taat sepenuhnya kepada Bapa-Nya, meski ketaatan itu membawa penderitaan. Kita dipanggil untuk meniru teladan itu: taat dalam hal kecil, dalam hal sulit, dan dalam proses panjang ketika kita tidak mengerti jalan Tuhan.
Doa:
Bapa, bentuk hatiku agar hidupku selalu taat seperti Yesus taat kepada-Mu. Amin.
---
HARI 5 — Hidup Dalam Doa
Ayat: “Pagi-pagi benar… Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.” — Markus 1:35
Renungan:
Yesus membangun kehidupan doa yang konsisten. Karakter-Nya terbentuk dari hubungan intim dengan Bapa. Jika kita ingin berubah menjadi seperti Kristus, kita perlu meniru pola hidup doa-Nya—bukan hanya ketika terdesak, tetapi sebagai napas setiap hari.
Doa:
Tuhan, bangunlah dalam diriku hati yang rindu bersekutu dengan-Mu setiap hari. Amin.
---
HARI 6 — Penuh Belas Kasihan
Ayat: “Ketika Yesus melihat orang banyak itu, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan.” — Matius 9:36
Renungan:
Belas kasih adalah respons hati Yesus terhadap orang yang lemah, tersesat, atau terluka. Kristus tidak hanya melihat, tetapi bergerak menolong. Dunia sedang haus akan orang-orang yang berhati belas kasih seperti Yesus. Ketika hati kita lembut, karakter Kristus mulai tumbuh dalam diri kita.
Doa:
Yesus, lembutkan hatiku agar aku mudah digerakkan oleh penderitaan sesama. Amin.
---
HARI 7 — Hidup Dalam Kekudusan
Ayat: “Hendaklah kamu kudus, sebab Aku kudus.” — 1 Petrus 1:16
Renungan:
Yesus hidup tanpa dosa. Kekudusan bukan kesempurnaan, tetapi keputusan untuk hidup berbeda—tidak mengikuti dunia, tetapi mengikuti Tuhan. Semakin kita menyerahkan area hidup yang tersembunyi kepada-Nya, semakin karakter-Nya dibentuk dalam diri kita. Kekudusan adalah bukti bahwa kita sedang bertumbuh menjadi seperti Yesus.
Doa:
Tuhan, sucikan hidupku dan jadikan aku pribadi yang semakin serupa dengan Kristus. Amin.
---
Jika Anda ingin, saya bisa buatkan versi lebih panjang, versi bahan khotbah, atau versi untuk media sosial.
Komentar
Posting Komentar