Meminta=percaya
Tema: Berani Meminta Tuhan Berarti Percaya kepada Tuhan
Pendahuluan
Banyak orang ragu berdoa dan meminta sesuatu kepada Tuhan. Mereka merasa tidak layak, takut ditolak, atau berpikir Tuhan tidak akan mendengar. Padahal, Alkitab mengajarkan bahwa keberanian untuk meminta adalah tanda iman—tanda bahwa kita percaya kepada karakter Tuhan yang baik, setia dan sanggup menjawab doa.
1. MEMINTA MENUNJUKKAN HUBUNGAN KITA DENGAN BAPA
Ayat: Matius 7:7–8
“Mintalah, maka akan diberikan kepadamu… Karena setiap orang yang meminta, menerima.”
Yesus menggambarkan Allah sebagai Bapa. Anak yang merasa aman akan berani meminta.
Keberanian kita untuk meminta menunjukkan bahwa kita percaya Ia adalah Bapa yang baik dan tidak pernah bosan menolong anak-anak-Nya.
Poin Renungan:
- Kita tidak meminta karena kita kuat, tetapi karena kita punya Bapa yang mengasihi.
- Doa permohonan bukan tanda kelemahan, tetapi tanda kedekatan.
Aplikasi:
Setiap kali kita berdoa, ucapkan:
"Bapa, aku datang bukan karena aku sempurna, tapi karena Engkau Bapaku."
2. MEMINTA BERARTI PERCAYA PADA KEMURAHAN ALLAH
Ayat: Yakobus 1:5–6
“Apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah… tetapi hendaklah ia memintakannya dalam iman tanpa bimbang.”
Allah murah hati dan tidak membangkit-bangkit.
Keberanian untuk meminta berarti kita percaya bahwa Tuhan tidak pelit, tidak marah ketika kita datang, dan tidak menolak orang yang mencari Dia.
Poin Khutbah:
- Keraguan adalah musuh doa.
- Iman membuat kita berani, keraguan membuat kita pasif.
Aplikasi:
Berdoalah dengan keyakinan:
"Tuhan, Engkau murah hati. Aku percaya Engkau sanggup dan mau menolongku."
3. MEMINTA MENUNJUKKAN IMAN BAHWA TUHAN SANGGUP
Ayat: Efesus 3:20
“Dia yang dapat melakukan jauh lebih banyak daripada yang kita doakan atau pikirkan.”
Ketika kita meminta, sesungguhnya kita sedang berkata:
“Tuhan, Engkau bisa melakukan hal-hal yang aku tidak mampu.”
Keberanian untuk meminta adalah pengakuan iman bahwa kuasa Tuhan lebih besar dari situasi kita.
Poin Khutbah:
- Jangan ukur Tuhan dari besar kecilnya masalahmu.
- Minta dengan keyakinan bahwa Tuhan bisa melakukan lebih, melampaui, dan di luar perkiraan kita.
4. MEMINTA BERARTI PERCAYA PADA JANJI TUHAN
Ayat: Yeremia 33:3
“Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau…”
Tuhan sendiri yang mengundang kita untuk berseru.
Berarti meminta bukan ide manusia, tetapi perintah dan undangan Tuhan.
Poin Khutbah:
- Tuhan tidak pernah memberikan janji tanpa maksud untuk menepatinya.
- Ketika kita berani meminta, kita sedang berdiri di atas janji Tuhan.
Aplikasi:
Sebelum berdoa, deklarasikan:
"Tuhan, Engkau berjanji menjawab. Aku percaya pada janji-Mu."
5. MEMINTA MENUNJUKKAN PENYERAHAN DIRI SECARA TOTAL
Ayat: Mazmur 37:5
“Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak.”
Doa bukan hanya meminta sesuatu, tetapi juga menyerahkan cara dan waktu Tuhan menjawab.
Orang yang percaya berani meminta, tetapi juga rela menyerahkan hasilnya kepada Tuhan.
Poin Khutbah:
- Tuhan tidak selalu menjawab sesuai keinginan kita, tetapi selalu sesuai kehendak terbaik-Nya.
- Percaya berarti menerima bahwa jawaban Tuhan selalu sempurna.
PENUTUP:
Keberanian meminta menunjukkan kedalaman iman kita.
Semakin besar iman kita, semakin besar keberanian kita meminta kepada Tuhan.
Pesan utama:
✔ Beranilah meminta, karena itu tanda kita percaya.
✔ Percayalah, karena Tuhan lebih mampu dari apa yang kita bayangkan.
✔ Datanglah kepada Tuhan sebagai Bapa yang mengasihi dan mengundang kita mendekat.
DOA PENUTUP
“Tuhan, ajar kami untuk datang dengan iman. Berikan kami keberanian untuk meminta, karena Engkau adalah Bapa yang baik dan setia. Teguhkan iman kami bahwa setiap permohonan tidak sia-sia di hadapan-Mu. Kami percaya Engkau mendengar dan Engkau sanggup melakukan lebih dari yang kami doakan. Dalam nama Yesus. Amin.”
Komentar
Posting Komentar