Fokus kepada Tuhan
“Apa yang Terjadi Jika Hati Kita Fokus Kepada Tuhan”
(Disertai ayat Alkitab dan poin-poin khotbah)
I. PENDAHULUAN
Hati manusia mudah terdistraksi oleh banyak hal: kekhawatiran, masalah, pencapaian, bahkan pelayanan. Firman Tuhan berulang kali mengajak kita kembali menaruh fokus hati kepada Tuhan, karena dari hati mengalir seluruh alur kehidupan (Amsal 4:23).
Pertanyaan yang penting adalah:
Apa yang terjadi ketika hati seseorang benar-benar fokus kepada Tuhan?
Jawabannya: hidupnya berubah total — damai, kuat, dipimpin, dan dipakai Tuhan.
II. INTI KHOTBAH
1. Fokus kepada Tuhan Membawa Damai Sejahtera
Ketika hati seseorang terarah kepada Tuhan, kekhawatiran hilang dan digantikan damai yang tidak dapat diberikan dunia.
Ayat pendukung:
- Yesaya 26:3 — “Yang hatinya teguh Kau jagai dengan damai sejahtera...”
- Filipi 4:7 — “Damai sejahtera Allah… memelihara hati dan pikiranmu.”
Penjelasan:
Fokus kepada Tuhan berarti memandang Tuhan lebih besar dari masalah.
Hasilnya: hati tetap stabil di tengah badai.
Aplikasi:
Saat pikiran mulai panik, arahkan hati kembali kepada Tuhan melalui doa dan pujian.
2. Fokus kepada Tuhan Membentuk Hati yang Murni dan Kudus
Semakin kita memandang Tuhan, semakin karakter Kristus terbentuk dalam diri kita.
Ayat pendukung:
- Mazmur 51:10 — “Ciptakanlah dalamku hati yang tahir.”
- 2 Korintus 3:18 — “…kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya.”
Penjelasan:
Hati yang fokus pada Tuhan tidak memberi ruang bagi dosa, iri, amarah, atau kepahitan.
Aplikasi:
Jadikan firman Tuhan sebagai cermin hati setiap hari.
3. Fokus kepada Tuhan Memberi Kejelasan Arah Hidup
Orang yang mengarahkan hatinya kepada Tuhan tidak mudah tersesat oleh banyaknya pilihan dunia.
Ayat pendukung:
- Mazmur 25:4–5 — “Tunjukkanlah kepadaku jalan-jalan-Mu…”
- Amsal 3:5–6 — “Akuilah Dia… maka Ia akan meluruskan jalanmu.”
Penjelasan:
Ketika hati tertuju kepada Tuhan, Ia memberi hikmat, petunjuk, dan langkah-langkah tepat untuk diambil.
Aplikasi:
Sebelum memutuskan sesuatu, tenangkan hati dan minta Tuhan memimpin langkah.
4. Fokus kepada Tuhan Memberi Kekuatan dan Keteguhan dalam Pencobaan
Orang yang fokus kepada Tuhan tidak cepat jatuh dan menyerah karena ia memiliki sumber kekuatan ilahi.
Ayat pendukung:
- Mazmur 16:8 — “Aku senantiasa memandang kepada TUHAN… aku tidak goyah.”
- Yesaya 40:31 — “Yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru.”
Penjelasan:
Pandang Tuhan → Hidup stabil
Pandang masalah → Mudah goyah
Aplikasi:
Saat ujian hidup datang, fokuskan hati pada janji Tuhan, bukan pada ketakutan.
5. Fokus kepada Tuhan Menarik Hadirat Tuhan Dalam Hidup Kita
Hati yang terus mengarah kepada Tuhan menjadi tempat kehadiran-Nya tinggal.
Ayat pendukung:
- Mazmur 73:28 — “Mendekat kepada Allah, itu baik bagiku.”
- Yakobus 4:8 — “Mendekatlah kepada Allah dan Ia akan mendekat kepadamu.”
Penjelasan:
Dimana hati seseorang tertuju, di situ hadirat Tuhan dinyatakan — ada sukacita, kekuatan, dan penghiburan.
Aplikasi:
Bangun hubungan dengan Tuhan melalui doa, penyembahan, dan pembacaan firman secara konsisten.
6. Fokus kepada Tuhan Membuat Hidup Kita Dipakai Tuhan Secara Luar Biasa
Tuhan memakai orang yang hatinya terpaut kepada-Nya.
Ayat pendukung:
- 2 Tawarikh 16:9 — “Mata TUHAN menjelajah... untuk menyatakan kuasa-Nya kepada mereka yang bersungguh hati kepada-Nya.”
- Kisah Para Rasul 13:22 — “Daud… seorang yang berkenan di hati-Ku.”
Penjelasan:
Orang yang fokus kepada Tuhan akan lebih peka, responsif, dan taat terhadap panggilan Tuhan.
Aplikasi:
Jadikan hati yang taat dan fokus sebagai dasar pelayanan.
III. APLIKASI PRAKTIS
- Tenangkan hati setiap pagi – mulai hari dengan doa dan firman.
- Jaga hati dari gangguan – batasi hal yang mengalihkan fokus dari Tuhan.
- Latih kepekaan rohani – dengar suara Tuhan melalui firman.
- Hiduplah dengan tujuan kekal – bukan hanya sibuk, tapi berbuah.
- Bangun rutinitas rohani – doa, pujian, pelayanan, dan komunitas.
IV. PENUTUP
Ketika hati kita fokus kepada Tuhan:
- Kita memiliki damai di tengah badai
- Kita diubahkan
- Kita dipimpin
- Kita dikuatkan
- Tuhan menyatakan kuasa-Nya atas hidup kita
Mari arahkan kembali hati kita kepada Tuhan, karena dari hati mengalir seluruh arah hidup.
Amin.
Komentar
Posting Komentar