Kita Butuh Tuhan
Kita Butuh Tuhan
Ayat Utama:
“Tanpa Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.”
(Yohanes 15:5)
1 Samuel 17:45 (TB) Tetapi Daud berkata kepada orang Filistin itu: "Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang itu. "
Pendahuluan
Sering kali dalam kehidupan, ketika segala sesuatu berjalan baik, kita merasa mampu menjalani hidup dengan kekuatan sendiri. Keberhasilan, pengalaman, dan kemampuan membuat kita lupa bahwa semua itu sesungguhnya berasal dari Tuhan. Namun saat masalah, kelemahan, atau kegagalan datang, barulah kita sadar: kita sungguh-sungguh butuh Tuhan.
Isi Renungan
Yesus dengan tegas berkata bahwa tanpa Dia kita tidak dapat berbuat apa-apa. Ini bukan sekadar kata-kata rohani, tetapi sebuah kebenaran hidup. Manusia memiliki keterbatasan—secara fisik, pikiran, maupun rohani. Kita bisa merencanakan, bekerja, dan berusaha, tetapi hasil akhir tetap berada dalam tangan Tuhan.
Alkitab penuh dengan contoh orang-orang yang menyadari ketergantungan mereka kepada Tuhan. Daud, seorang raja besar, berkata:
“TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.” (Mazmur 23:1)
Daud tidak berkata, “pengalamanku” atau “kekuatan pasukanku,” tetapi Tuhan. Ketergantungan kepada Tuhan membawa ketenangan, perlindungan, dan arah hidup yang benar.
Ketika kita mengandalkan Tuhan, kita belajar berdoa, berserah, dan taat. Ketergantungan ini bukan tanda kelemahan, melainkan pengakuan iman bahwa Tuhan adalah sumber hidup kita.
Aplikasi dalam Kehidupan Sehari-hari
- Datanglah kepada Tuhan dalam doa — bukan hanya saat susah, tetapi juga saat bersukacita.
- Libatkan Tuhan dalam setiap keputusan hidup, sekecil apa pun.
- Belajar berserah, percaya bahwa kehendak Tuhan selalu terbaik.
- Rendahkan hati, menyadari bahwa segala kemampuan dan keberhasilan berasal dari Tuhan.
Penutup
Kita diciptakan bukan untuk hidup sendiri, melainkan untuk hidup bersama Tuhan. Ketika kita menyadari bahwa kita butuh Tuhan setiap hari, hidup kita akan dipenuhi damai sejahtera, kekuatan baru, dan pengharapan yang teguh.
“Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak.”
(Mazmur 37:5)
Doa:
Tuhan, kami mengakui bahwa tanpa Engkau kami lemah dan terbatas. Ajarlah kami untuk selalu bergantung kepada-Mu, percaya kepada kehendak-Mu, dan berjalan seturut dengan firman-Mu. Amin.
Jika Bapak ingin, saya juga bisa menyesuaikan renungan ini menjadi versi singkat, bahan kotbah, atau renungan harian 5 menit 🙏
Komentar
Posting Komentar