Berbuah setelah bertumbuh

 

Tema: Setelah Bertumbuh, Kita Harus Berbuah

Pendahuluan

Dalam kehidupan rohani, Tuhan tidak hanya memanggil kita untuk bertumbuh, tetapi juga untuk berbuah. Banyak orang senang berbicara tentang pertumbuhan iman: rajin ibadah, ikut pelayanan, menambah pengetahuan firman. Namun pertanyaannya adalah: apakah pertumbuhan itu menghasilkan buah?

Yesus dengan tegas mengajar bahwa hidup yang melekat kepada-Nya pasti menghasilkan buah yang nyata.

I. Tuhan Menghendaki Pertumbuhan yang Menghasilkan Buah

📖 Yohanes 15:5 (TB)

“Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak…”

Pertumbuhan rohani sejati selalu berakar pada hubungan dengan Kristus. Tanpa tinggal di dalam Dia, pertumbuhan kita akan menjadi kering dan mandek. Tetapi ketika kita melekat pada Kristus, buah adalah hasil yang tidak terelakkan.

👉 Penekanan:

Tinggal di dalam Kristus → Bertumbuh

Bertumbuh di dalam Kristus → Berbuah

II. Pertumbuhan Tanpa Buah Tidak Dikehendaki Tuhan

📖 Lukas 13:6–7 (TB)

Perumpamaan tentang pohon ara yang tidak berbuah.

Pohon ara itu hidup, bertumbuh, dan memiliki daun, tetapi tidak berbuah. Ini gambaran orang percaya yang kelihatannya rohani, tetapi hidupnya tidak membawa dampak. Tuhan mencari buah, bukan sekadar penampilan rohani.

📖 Matius 7:17 (TB)

“Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik…”

👉 Buah adalah bukti kualitas pertumbuhan.

III. Proses Pembersihan Supaya Berbuah Lebih Banyak

📖 Yohanes 15:2 (TB)

“Setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.”

Pembersihan sering kali datang melalui:

Teguran firman

Proses hidup yang sulit

Disiplin Tuhan

Semua itu bukan untuk menjatuhkan kita, melainkan memurnikan agar buah kita semakin lebat.

📖 Ibrani 12:11 (TB)

“Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita… tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran.”

IV. Buah yang Tuhan Kehendaki

Buah karakter (Buah Roh)

📖 Galatia 5:22–23 (TB)

Kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.

Buah perbuatan baik

📖 Kolose 1:10 (TB)

“…bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah dan berbuah dalam segala pekerjaan yang baik.”

Buah yang berdampak bagi orang lain

📖 Matius 5:16 (TB)

“Biarlah terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu…”

V. Hidup yang Berbuah Memuliakan Tuhan

📖 Yohanes 15:8 (TB)

“Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak…”

Tujuan utama dari buah bukan untuk kemuliaan diri, tetapi kemuliaan Tuhan. Ketika hidup kita menjadi berkat, nama Tuhan ditinggikan.

Penutup & Aplikasi

📖 Yakobus 2:17 (TB)

“Iman, jika tidak disertai perbuatan, adalah mati.”

Aplikasi praktis:

Evaluasi: buah apa yang sudah terlihat dalam hidup saya?

Minta Tuhan menunjukkan area yang perlu “dibersihkan”.

Hidupkan iman melalui kasih, pelayanan, dan kesaksian nyata.

Penegasan Penutup

👉 Bertumbuh adalah proses, tetapi berbuah adalah tujuan.

👉 Iman yang hidup pasti menghasilkan buah yang memuliakan Tuhan.

Doa Penutup

Tuhan, ajar kami bukan hanya bertumbuh dalam iman, tetapi juga menghasilkan buah yang berkenan kepada-Mu. Bersihkan hidup kami dan pakai kami menjadi berkat bagi banyak orang. Dalam nama Yesus kami berdoa. Amin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bersyukur dalam segala hal

Takut akan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari

Hidup yang Berkenan di Hadapan Tuhan