Doa Orang Tua

 

TEMA KHOTBAH

“Doa Orang Tua: Warisan Iman yang Menjaga Anak Sepanjang Hidup”

AYAT KUNCI

Ayub 1:5 (TB)

“Setiap kali hari-hari pesta itu berakhir, Ayub memanggil dan menguduskan mereka, lalu bangun pagi-pagi dan mempersembahkan korban bakaran sebanyak jumlah mereka semua, sebab pikirnya: ‘Mungkin anak-anakku sudah berbuat dosa dan telah mengutuki Allah di dalam hati.’ Demikianlah dilakukan Ayub senantiasa.”

PENDAHULUAN

Anak-anak adalah titipan Tuhan, bukan milik kita sepenuhnya. Orang tua bisa memberikan pendidikan, kasih, dan perlindungan, tetapi ada satu hal yang hanya bisa dilakukan dengan kuasa Allah, yaitu menjaga hati dan masa depan anak-anak.

Di sinilah doa orang tua menjadi senjata rohani yang sangat kuat.

I. DOA ORANG TUA MEMILIKI KUASA ROHANI

📖 Yakobus 5:16b

“Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.”

Doa orang tua:

Menembus batas ruang dan waktu

Menjaga anak ketika orang tua tidak bisa mengawasi

Menjadi pagar rohani di tengah dunia yang penuh tantangan

👉 Anak mungkin tidak selalu mendengar nasihat orang tua, tetapi roh mereka dijamah oleh doa orang tua.

II. TELADAN AYUB: ORANG TUA YANG SETIA BERDOA BAGI ANAK

📖 Ayub 1:1–5

Ayub bukan hanya orang saleh untuk dirinya sendiri, tetapi juga:

Bangun pagi-pagi untuk mendoakan anak-anaknya

Tidak menunggu masalah datang baru berdoa

Berdoa secara konsisten dan terus-menerus

👉 Doa yang setia sering kali lebih berkuasa daripada teguran yang keras.

III. ORANG TUA DIPANGGIL MEMBERKATI, BUKAN MENGUTUK

📖 Amsal 18:21

“Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.”

Banyak anak terluka bukan oleh dunia luar, tetapi oleh perkataan negatif dari rumah.

Doa orang tua seharusnya:

Menguatkan, bukan menjatuhkan

Memberkati, bukan membandingkan

Membangun iman, bukan menanam ketakutan

👉 Apa yang sering didoakan orang tua, itulah yang perlahan dibentuk Tuhan dalam hidup anak.

IV. KISAH ALKITAB: HANNA MENDOAKAN SAMUEL

📖 1 Samuel 1:10–11, 27–28

Hanna:

Datang kepada Tuhan dengan hati hancur

Menyerahkan masa depan anaknya kepada Tuhan

Tidak hanya meminta, tetapi juga menyerahkan

“Untuk anak inilah aku berdoa, dan TUHAN telah memberikan kepadaku apa yang kuminta dari pada-Nya.”

👉 Anak yang lahir dari doa, akan hidup di bawah pemeliharaan Tuhan.

V. YESUS MEMBERKATI ANAK-ANAK

📖 Markus 10:13–16

Yesus:

Menyambut anak-anak

Meletakkan tangan-Nya dan memberkati mereka

👉 Tindakan Yesus ini adalah gambaran peran orang tua:

membawa anak-anak datang kepada Tuhan, bukan hanya kepada dunia.

VI. DOA ORANG TUA ADALAH WARISAN IMAN

📖 Amsal 22:6

“Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari jalan itu.”

Warisan terbesar bukan harta, tetapi:

Doa yang dinaikkan saat anak tidur

Air mata yang jatuh di hadapan Tuhan

Nama anak yang disebut satu per satu dalam doa

👉 Anak bisa lupa nasihat, tetapi Tuhan tidak pernah lupa doa orang tua.

PENUTUP & AJAKAN

Tuhan tidak meminta orang tua menjadi sempurna,

Tuhan hanya rindu orang tua setia membawa anak-anaknya dalam doa.

DOA PENUTUP (Contoh)

“Tuhan, kami serahkan anak-anak kami ke dalam tangan-Mu. Jaga hati mereka, langkah mereka, dan masa depan mereka. Saat kami tidak mampu, Engkau sanggup. Biarlah doa kami menjadi pagar rohani atas hidup anak-anak kami. Dalam nama Yesus kami berdoa. Amin.”

Jika Anda mau, saya bisa:

Menyederhanakan untuk kotbah 10 menit

Membuat doa khusus orang tua untuk anak (usia kecil / remaja / dewasa)

Menyusun bahan ibadah keluarga

Atau versi sangat singkat dan puitis

Tinggal beri tahu 🙏

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bersyukur dalam segala hal

Takut akan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari

Hidup yang Berkenan di Hadapan Tuhan