Berbahagialah Orang yang ditegur Allah.
“Berbahagialah Orang yang Ditegur Allah”
📖 Ayat utama: Ayub 5:17
“Sesungguhnya, berbahagialah manusia yang ditegur Allah; sebab itu janganlah engkau menolak didikan Yang Mahakuasa.”
Pendahuluan
Banyak orang menganggap teguran Tuhan sebagai tanda hukuman atau penolakan. Namun Alkitab justru menyatakan sebaliknya: orang yang ditegur Allah disebut berbahagia. Mengapa? Karena teguran adalah bukti kasih, perhatian, dan rencana Allah atas hidup kita.
1. Teguran Allah Adalah Bukti Kasih
📖 Amsal 3:11–12
“Karena TUHAN memberi ajaran kepada yang dikasihi-Nya…”
Teguran bukan tanda Allah marah, tetapi Allah sedang memperhatikan.
➡ Orang yang tidak ditegur justru orang yang dibiarkan.
Ilustrasi:
Seorang ayah menegur anaknya bukan karena benci, tetapi karena ingin anaknya bertumbuh benar.
2. Teguran Membentuk Karakter dan Kedewasaan
📖 Ibrani 12:10–11
“Didikan itu memang tidak menyenangkan pada waktu diberikan, tetapi kemudian menghasilkan buah kebenaran…”
Teguran Tuhan:
Membentuk kerendahan hati
Mengajar ketaatan
Menghasilkan kedewasaan rohani
➡ Tanpa teguran, iman kita dangkal dan mudah goyah.
3. Teguran Mengarahkan Kita Kembali ke Jalan Tuhan
📖 Mazmur 119:67
“Sebelum aku tertindas, aku menyimpang, tetapi sekarang aku berpegang pada firman-Mu.”
Banyak orang baru:
Berdoa sungguh-sungguh
Merendahkan diri
Mencari Tuhan
saat Tuhan menegur lewat keadaan.
➡ Teguran adalah alat pemulihan, bukan penghancuran.
4. Sikap yang Benar Saat Ditegur Tuhan
📖 Ayub 5:17b
“Janganlah engkau menolak didikan Yang Mahakuasa.”
Sikap yang perlu dimiliki:
Rendah hati – mau diperiksa
Berserah – tidak memberontak
Bertobat – berubah arah
Taat – melakukan firman
➡ Teguran + ketaatan = berkat rohani
5. Berbahagia Karena Ada Tujuan Ilahi
📖 Roma 8:28
“Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan…”
Teguran Tuhan:
Tidak pernah sia-sia
Selalu membawa tujuan
Mengarahkan pada rencana yang lebih besar
➡ Tuhan tidak sedang menghancurkanmu, Dia sedang mempersiapkanmu.
Penutup (Aplikasi Praktis)
Mari bertanya pada diri sendiri:
Apakah aku sedang ditegur Tuhan?
Apakah aku melawan atau belajar?
Apakah aku mau berubah?
👉 Orang yang ditegur Allah dan mau belajar, itulah orang yang sungguh berbahagia.
Doa Penutup
Tuhan, ajari kami untuk tidak mengeraskan hati saat Engkau menegur. Bentuklah kami melalui didikan-Mu, supaya hidup kami semakin serupa dengan kehendak-Mu. Amin.
Jika Anda mau, saya bisa:
Menyesuaikan untuk kotbah 30 menit
Membuat versi remaja / pemuda
Menambahkan ilustrasi kehidupan sehari-hari
Membuat outline slide PowerPoint
Tinggal bilang ingin versi yang mana 🙏
Komentar
Posting Komentar