Pembenahan Hati
Masalah Sebagai Pembenahan Tuhan untuk Hidup Kudus
Tema
Tuhan sering mengizinkan masalah terjadi dalam kehidupan orang percaya bukan untuk menghancurkan, tetapi untuk membentuk, memurnikan, dan membawa kita hidup semakin kudus di hadapan-Nya.
Ayat Utama
“Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya.” — Ibrani 12:11
Pendahuluan
Tidak ada orang yang suka masalah. Namun sering kali Tuhan memakai:
pergumulan,
kegagalan,
teguran,
proses hidup,
bahkan air mata,
untuk membenahi hati kita.
Kadang Tuhan lebih peduli kepada kekudusan kita daripada kenyamanan kita.
Masalah bukan selalu tanda Tuhan meninggalkan kita, tetapi bisa menjadi tanda bahwa Tuhan sedang bekerja dalam hidup kita.
1. Tuhan Memakai Masalah untuk Memurnikan Iman
Ayat Pendukung
“Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu…” — 1 Petrus 1:7
Penjelasan
Emas dimurnikan melalui api. Demikian juga iman orang percaya dimurnikan melalui proses kehidupan.
Tuhan mengizinkan tekanan supaya:
kesombongan dihancurkan,
kedagingan dilemahkan,
karakter Kristus dibentuk.
Kadang saat hidup terlalu nyaman, manusia mulai:
mengandalkan diri sendiri,
jauh dari doa,
kehilangan kepekaan terhadap suara Tuhan.
Tetapi melalui masalah, kita kembali mencari wajah Tuhan.
Kesaksian Alkitab — Ayub
Ayub mengalami kehilangan:
harta,
anak-anak,
kesehatan,
bahkan dukungan dari orang terdekat.
Namun melalui penderitaan itu, Ayub mengalami pengenalan yang lebih dalam akan Tuhan.
“Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.” — Ayub 42:5
Pelajaran
Masalah bisa membawa kita:
dari hanya mengetahui tentang Tuhan,
menjadi benar-benar mengenal Tuhan secara pribadi.
2. Tuhan Membenahi Hati yang Menyimpang
Ayat Pendukung
“Karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya…” — Ibrani 12:6
Penjelasan
Teguran Tuhan adalah bukti kasih-Nya.
Seorang ayah yang baik tidak membiarkan anaknya hidup sembarangan. Demikian juga Tuhan tidak membiarkan anak-anak-Nya terus hidup dalam dosa.
Kadang masalah muncul karena:
Tuhan sedang menghentikan kesombongan,
membersihkan motivasi hati,
mengembalikan kita kepada jalan yang benar.
Kesaksian Alkitab — Yunus
Yunus melarikan diri dari panggilan Tuhan.
Akibatnya:
badai datang,
kapal terancam tenggelam,
Yunus dilempar ke laut,
ditelan ikan besar.
Namun semua itu menjadi proses pembenahan dari Tuhan.
Di dalam perut ikan, Yunus bertobat dan kembali taat.
Pelajaran
Kadang badai terjadi bukan untuk menghancurkan kita, tetapi untuk mengembalikan kita kepada kehendak Tuhan.
3. Masalah Membentuk Kekudusan dan Ketaatan
Ayat Pendukung
“Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.” — 1 Petrus 1:16
Penjelasan
Tuhan memanggil orang percaya untuk hidup:
berbeda dari dunia,
menjaga hati,
hidup dalam kebenaran,
taat kepada Firman.
Namun manusia sering keras hati. Karena itu Tuhan memakai proses untuk melembutkan hati kita.
Masalah sering menjadi alat Tuhan untuk:
menghancurkan ego,
mengajar kerendahan hati,
membentuk ketekunan,
melatih ketaatan.
Kesaksian Alkitab — Yusuf
Kejadian mencatat kehidupan Yusuf:
dibenci saudara,
dijual,
difitnah,
dipenjara.
Namun semua proses itu membentuk karakter Yusuf.
Saat diangkat Tuhan menjadi pemimpin di Mesir, Yusuf tidak menjadi pahit atau pendendam.
Pelajaran
Proses yang panjang membentuk hati yang matang dan kudus di hadapan Tuhan.
4. Tuhan Ingin Kita Menghasilkan Buah Roh
Ayat Pendukung
“Setiap ranting pada-Ku yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.” — Yohanes 15:2
Penjelasan
Pohon yang dipangkas memang terasa “sakit”, tetapi tujuan pemangkasan adalah supaya menghasilkan buah lebih banyak.
Demikian juga Tuhan:
memotong kebiasaan lama,
membersihkan karakter,
membuang hal-hal yang tidak berkenan.
Tujuannya supaya hidup kita menghasilkan:
kasih,
kesabaran,
kelemahlembutan,
kekudusan.
Penutup
Jangan selalu melihat masalah sebagai hukuman.
Kadang masalah adalah:
proses pemurnian,
pembentukan karakter,
pembenahan hati,
panggilan untuk kembali dekat kepada Tuhan.
Tuhan tidak sedang menghancurkan kita. Dia sedang membentuk kita menjadi pribadi yang kudus dan berkenan kepada-Nya.
Ayat Peneguhan
“Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia.” — Roma 8:28
Aplikasi untuk Jemaat
Jangan cepat bersungut-sungut saat menghadapi masalah.
Belajar bertanya: “Tuhan, apa yang ingin Engkau bentuk dalam hidupku?”
Tetap setia berdoa dan hidup benar di tengah proses.
Izinkan Tuhan membentuk hati yang kudus dan taat.
Doa Penutup
“Tuhan, kami percaya setiap proses yang Engkau izinkan bukan untuk menghancurkan kami, tetapi untuk membentuk kami menjadi pribadi yang kudus dan berkenan di hadapan-Mu. Bentuk hati kami agar tetap taat, rendah hati, dan setia mengikuti kehendak-Mu. Dalam nama Yesus. Amin.”
Komentar
Posting Komentar