TUHAN MENYERTAI

 Tuhan Menyertai Umat-Nya di Saat Kesesakan

Ayat utama:

Mazmur 46:2

Mazmur 46:1-2 (TB)  Untuk pemimpin biduan. Dari bani Korah. Dengan lagu: Alamot. Nyanyian. (46-2) Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti. 

(46-3) Sebab itu kita tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung-gunung goncang di dalam laut; 


1. Tetap Mencari Tuhan dengan Sungguh-sungguh

Saat menghadapi kesesakan, jangan menjauh dari Tuhan, tetapi datanglah kepada-Nya dalam doa dan penyembahan.

Ayat pendukung:

Yeremia 29:12-13

Yeremia 29:12-13 (TB)  Dan apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mendengarkan kamu; 

apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati,  

Pelajaran:

Penyertaan Tuhan dialami oleh mereka yang sungguh-sungguh mencari Dia.

2. Hidup dalam Ketaatan kepada Firman Tuhan

Ketaatan membuka jalan bagi kita untuk mengalami tuntunan dan penyertaan Tuhan.

Ayat pendukung:

Yosua 1:8-9

Yosua 1:8-9 (TB)  Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung. 

Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke mana pun engkau pergi." 

Pelajaran:

Tuhan berjanji menyertai orang yang berjalan sesuai kehendak-Nya.

3. Tetap Percaya dan Tidak Takut

Kesesakan sering menimbulkan ketakutan, tetapi iman membuat kita tetap berdiri teguh.

Ayat pendukung:

Yesaya 41:10

Yesaya 41:10 (TB)  janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan. 

Pelajaran:

Penyertaan Tuhan tidak selalu menghilangkan masalah, tetapi memberi kekuatan untuk melewatinya.

4. Memiliki Hati yang Berserah kepada Tuhan

Jangan mengandalkan kekuatan sendiri, tetapi serahkan setiap pergumulan kepada Tuhan.

Ayat pendukung:

Amsal 3:5-6

Amsal 3:5-6 (TB)  Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. 

Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu. 

Pelajaran:

Ketika kita berserah, Tuhan memimpin jalan yang harus ditempuh.

5. Tetap Setia dan Berpengharapan

Penyertaan Tuhan sering kali dinyatakan pada waktu-Nya yang terbaik.

Ayat pendukung:


Yesaya 40:31 (TB)  tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah. 

Pelajaran:

Orang yang berharap kepada Tuhan akan menerima kekuatan baru untuk menghadapi kesesakan.

Kesimpulan

Agar mengalami penyertaan Tuhan dalam kesesakan, kita perlu:

Mencari Tuhan dengan sungguh-sungguh.

Hidup taat kepada Firman-Nya.

Tetap percaya dan tidak takut.

Berserah kepada Tuhan.

Setia menaruh pengharapan kepada-Nya.

Kalimat motivasi:

"Di tengah kesesakan, penyertaan Tuhan dialami oleh mereka yang tetap mencari, percaya, taat, dan berharap kepada-Nya."

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penguasaan diri

Hidup yang Berkenan di Hadapan Tuhan

Bersyukur dalam segala hal